• Home
  • EDUKASI
  • Ketum MUI Minta Pemberlakuan Sekolah Lima Hari Tunggu Perpres

Ketum MUI Minta Pemberlakuan Sekolah Lima Hari Tunggu Perpres

Oleh: Redaksi
Sabtu, 08/07/2017 13:02 WIB
Dibaca: 161 kali
Foto: harianterbit.com

JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin meminta pemerintah menunggu keluarnya perpres tentang hari sekolah. Hal ini terkait dengan rencana pemberlakuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah mulai tahun ajaran baru.

"MUI mengharapkan agar pemerintah, dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tidak terburu-buru memberlakukan Permendikbud No, 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Sebab, peraturan tersebut hingga kini masih menjadi polemik dan mendapat penolakan di masyarakat dalam skala luas dan semakin masif," kata Kiai Ma'ruf dalam pernyataan resminya, Sabtu (8/7/2017).

Jika dipaksakan untuk diberlakukan, lanjutnya, justru akan menjadi kontraproduktif terhadap program kerja Presiden Joko Widodo tentang Nawa Cita yang bertujuan membangun karakter bangsa dalam rangka menyiapkan generasi emas 2045.

"Mengingat penguatan pendidikan karakter menuju generasi emas 2045 merupakan program nasional, MUI mengharapkan agar kebijakan tersebut dituangkan dalam bentuk peraturan presiden (Perpres) agar skala cakupannya lebih luas dan dalam implementasinya melibatkan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan," terangnya.

Kiai Ma'ruf menambahkan, MUI mengharapkan agar dalam pembahasan Perpres dimaksud, pemerintah melibatkan para pemangku kepentingan, seperti kementerian terkait serta MUI, PBNU dan PP Muhamadiyah. Hal ini sejalan dengan penegasan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan Ketua Umum MUI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 9 Juni 2017. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan akan menerbitkan Peraturan Presiden tentang Penguatan Pendidikan Karakter, sebagai kebijakan nasional.

Menurut Kiai Ma'ruf, pelibatan MUI dan ormas-ormas Islam, serta pihak-pihak lain yang terkait dalam pembahasan materi peraturan presiden sangat penting agar perpres yang merupakan kebijakan nasional, bisa diterima dan didukung dengan baik oleh seluruh golongan masyarakat sehingga bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya.

"Kami mohon agar Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah ditunda pemberlakuannya dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak melakukan kegiatan sosialisasi maupun langkah-langkah lain yang bisa menimbulkan pro dan kontra, sampai dengan diterbitkannya Peraturan Presiden RI tentang Program Penguatan Pendidikan Karakter Bangsa," tegas Kiai Ma'ruf. 

Sumber: jpnn.com

T#g:MUIPerpresSekolah 5 Hari
Berita Terkait
  • Sabtu, 09/09/2017 20:44 WIB

    Imunisasi dan Vaksin, Halal atau Haram? Ini Fatwa MUI

    JAKARTA.- Kontroversi seputar imunisasi dan vaksin memang masih mendebarkan bagi umat Islam. Khususnya ketika pada 2010, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatra Selatan melakukan kajian terh

  • Senin, 19/06/2017 13:40 WIB

    MUI Apresiasi BPOM Soal Mie Korea Mengandung Babi

    JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan yang berhasil mendeteksi empat produk mie instan asal Korea positif mengandung f

  • Jumat, 16/06/2017 20:33 WIB

    Kata MUI, Tayangan Ramadhan Masih Ada Pelanggaran

    JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai sejumlah tayangan televisi pada bulan Ramadhan tahun ini masih diwarnai dengan isi siaran yang tidak sejalan dengan semangat bulan suci Ramadhan. MUI

  • Minggu, 11/06/2017 21:00 WIB

    Kemendikbud Keberatan Atas Penilaian MUI

    JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan keberatan atas penilaian Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meyakini kebijakan sekolah lima hari dalam sepekan akan membuat

  • Minggu, 11/06/2017 20:20 WIB

    MUI: Sekolah 8 Jam per Hari Bikin Madrasah Gulung Tikar

    JAKARTA - Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang memberlakukan waktu belajar 8 jam perhari dan libur Sabtu-Minggu mendapat kritikan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). W

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir