• Home
  • Edukasi
  • Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

Oleh: Redaksi
Senin, 11/03/2019 18:43 WIB
Dibaca: 63 kali
Foto: Antara

ACEH BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dituntut untuk memiliki ciri khas saat bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia Prof Dr H Achmad Gunaryo, MSoc Sc saat memberikan materi kuliah umum yang mengangkat isu pengelolaan perguruan tinggi dalam menyongsong penyusutan peran negara di Aula Kampus setempat, Senin (11/3/2019) siang.

Achmad Gunaryo yang juga Guru Besar UIN Walisongo Semarang menjelaskan ciri khas yang dimaksud yakni, ciri khas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Sehingga perguruan tinggi dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang kompetitif dan mampu membuka lapangan kerja secara mandiri dan bukan pencari kerja sebagai mana marak terjadi saat ini.

"Indikator keberhasilan perguruan tinggi itu tergantung cepat tidaknya alumni mendapat pekerjaan," ungkapnya.

Perubahan menjadi IAIN merupakan tugas berat untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan lulusan yang mampu menjadi pembeda di masyarakat.

Sehingga lulusan yang dilahirkan IAIN Meulaboh nantinya merupakan lulusan yang beda dengan lulusan perguruan tinggi lain.

Setiap lulusan menjadi kebutuhan di dunia kerja, harus ada beda lulusan saat masih STAIN dengan lulusan IAIN Meulaboh nantinya.

"Jangan sampai, IAIN tapi rasa STAIN," tegasnya.

Dalam kuliahnya Gunaryo juga menjelaskan penyusutan peran negara dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi merupakan tuntutan zaman yang harus dilakukan, dimana di era reformasi birokrasi yang sedang digalakkan pemerintah, menuntut lembaga pendidikan untuk mandiri dalam pengelolaan kelembagaan.

"Sehingga lembaga pendidikan diharapkan mampu menjadi memberikan layanan atas dasar prinsip Efisiensi dan produktifitas," jelasnya.

Sementara itu, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Dr Innayatillah, MAg mengungkapkan keseriusannya dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas lulusan STAIN.

Ia berpesan agar seluruh sivitas akademika tetap konsisten dan bersama-sama untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Apa yang disampaikan Achmad Gunaryo dalam kuliahnya sejalan dengan visi, misi, sasaran dan target capaian yang ia rencanakan hingga 2023 mendatang.

Dirinya optimis mewujudkan IAIN Meulaboh menjadi jantung hati rakyat Aceh, khususnya kawasan Barat-Selatan Aceh.

"Kehadiran Prof Gunaryo memantik semangat untuk membangun IAIN yang bermutu dan berkualitas," tandasnya.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratmeulabohstain teungku dirundeng
Berita Terkait
  • Selasa, 26/03/2019 15:05 WIB

    Mahasiswa STAIN Meulaboh Keluarkan Dosen dari Kampus

    ACEH BARAT - Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, mengeluarkan para dosen dan pegawai di penguruan tinggi tersebut pada Selasa. (26/3/201

  • Jumat, 22/03/2019 17:28 WIB

    PLN Meulaboh Beri Diskon 50 Persen Pelanggan Tambah Daya

    ACEH BARAT - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Meulaboh, Aceh Barat, memberi diskon 50 persen biaya penambahan daya pelanggan untuk menyukseskan program "tambah daya menembus batas" yang dilaksa

  • Kamis, 14/03/2019 12:38 WIB

    Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

    ACEH BARAT - Kegiatan mendulang emas di aliran sungai menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat pedalaman yang tinggal di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. "Set

  • Sabtu, 09/03/2019 21:14 WIB

    Keluarkan Pistol Saat Selamatkan Bupati Aceh Barat, Pamtup Jadi Tersangka

    ACEH BARAT - Polisi yang bertugas sebagai pengamanan tertutup (pamtup) Bupati Aceh Barat ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap warga ketika berusaha mengamankan kepala daerah tersebut.Kap

  • Rabu, 06/03/2019 18:23 WIB

    Polres Aceh Barat Tangkap Terduga Pemilik Amunisi

    ACEH BARAT - Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat, menangkap seorang tersangka Z (27) atas dugaan kepemilikan 40 butir amunisi yang ditemukan di sepeda motor tersangka. Kapolres Aceh Barat AKBP Raden

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir