• Home
  • Edukasi
  • Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

Oleh: Redaksi
Senin, 11/03/2019 18:43 WIB
Dibaca: 215 kali
Foto: Antara

ACEH BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dituntut untuk memiliki ciri khas saat bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama Republik Indonesia Prof Dr H Achmad Gunaryo, MSoc Sc saat memberikan materi kuliah umum yang mengangkat isu pengelolaan perguruan tinggi dalam menyongsong penyusutan peran negara di Aula Kampus setempat, Senin (11/3/2019) siang.

Achmad Gunaryo yang juga Guru Besar UIN Walisongo Semarang menjelaskan ciri khas yang dimaksud yakni, ciri khas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Sehingga perguruan tinggi dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang kompetitif dan mampu membuka lapangan kerja secara mandiri dan bukan pencari kerja sebagai mana marak terjadi saat ini.

"Indikator keberhasilan perguruan tinggi itu tergantung cepat tidaknya alumni mendapat pekerjaan," ungkapnya.

Perubahan menjadi IAIN merupakan tugas berat untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan lulusan yang mampu menjadi pembeda di masyarakat.

Sehingga lulusan yang dilahirkan IAIN Meulaboh nantinya merupakan lulusan yang beda dengan lulusan perguruan tinggi lain.

Setiap lulusan menjadi kebutuhan di dunia kerja, harus ada beda lulusan saat masih STAIN dengan lulusan IAIN Meulaboh nantinya.

"Jangan sampai, IAIN tapi rasa STAIN," tegasnya.

Dalam kuliahnya Gunaryo juga menjelaskan penyusutan peran negara dalam mengelola lembaga pendidikan tinggi merupakan tuntutan zaman yang harus dilakukan, dimana di era reformasi birokrasi yang sedang digalakkan pemerintah, menuntut lembaga pendidikan untuk mandiri dalam pengelolaan kelembagaan.

"Sehingga lembaga pendidikan diharapkan mampu menjadi memberikan layanan atas dasar prinsip Efisiensi dan produktifitas," jelasnya.

Sementara itu, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Dr Innayatillah, MAg mengungkapkan keseriusannya dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas lulusan STAIN.

Ia berpesan agar seluruh sivitas akademika tetap konsisten dan bersama-sama untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Apa yang disampaikan Achmad Gunaryo dalam kuliahnya sejalan dengan visi, misi, sasaran dan target capaian yang ia rencanakan hingga 2023 mendatang.

Dirinya optimis mewujudkan IAIN Meulaboh menjadi jantung hati rakyat Aceh, khususnya kawasan Barat-Selatan Aceh.

"Kehadiran Prof Gunaryo memantik semangat untuk membangun IAIN yang bermutu dan berkualitas," tandasnya.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratmeulabohstain teungku dirundeng
Berita Terkait
  • Senin, 18/11/2019 21:52 WIB

    Bawa Misi Anak Aceh Hebat, 5 Pelari Tempuh 250 Kilometer dari Meulaboh ke Banda Aceh

    MEULABOH - Memiliki mimpi dan masa depan adalah harapan dari ratusan anak di Aceh. Tak dapat menolak lupa peristiwa 15 tahun lalu, mereka jadikan kenangan itu sebagai awal kebangkitan untuk menge

  • Sabtu, 02/11/2019 19:49 WIB

    Bupati Aceh Barat Tolak Larangan Bercadar di Kantor Pemerintah

    ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat H. Ramli M.S. menegaskan pemerintah daerah setempat menolak aturan larangan penggunaan niqab/cadar (penutup wajah) di instansi pemerintah daerah setempat. Menurut dia

  • Jumat, 01/11/2019 13:31 WIB

    Jembatan Ulee Rakeet di Aceh Barat ambruk diterjang banjir

    ACEH BARAT - Jembatan penghubung rangka baja Ulee Rakeet yang mengubungkan antarkecamatan di lintasan Meulaboh-Pante Ceureumen di kawasan Desa Sawang Teubee, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat

  • Minggu, 27/10/2019 20:05 WIB

    Dosen STAIN Meulaboh Gratiskan Buku di Hari Santri

    ACEH BARAT - Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh Ummi Habibatul Islamiyah dan Rahmat Saputra, menggratiskan buku terbaru hasil karya keduanya di momentum Peringa

  • Sabtu, 14/09/2019 12:32 WIB

    Dahsyat, Pelaku Poligami di Aceh Barat Punya 7 Istri

    ACEH BARAT - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Teungku Safrizal menegaskan pelaku poligami yang menikahi isteri sah orang lain yang terjadi di Desa Pasi Teung

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir