• Home
  • Aparatur
  • Setiap PNS Bahas THR, Honorer Menghindar, Malu dan Sedih

Setiap PNS Bahas THR, Honorer Menghindar, Malu dan Sedih

Oleh: Redaksi
Kamis, 24/05/2018 09:22 WIB
Dibaca: 221 kali
Foto: ilustrasi/jpnn.com

JAKARTA - Menpan-RB Asman Abnur menjelaskan, selain untuk meningkatkan kesejahteraan, kenaikan THR PNS 2018 juga dilakukan sebagai bentuk reward. Sebab, berdasarkan hasil, LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), terjadi peningkatan kinerja.

Oleh karenanya, Asman berharap, penambahan kesejahteraan bisa memantik kinerja PNS lebih baik lagi.

Sementara pemberian THR bagi pensiunan hanyalah bentuk apresiasi dan hadiah dari negara. “Selama ini tidak pernah dapat. Pensiun itu bayangkan dari eselon I begitu pensiun pendapatannya cuma berapa. Ini bentuk apresiasi lah,” kata politisi PAN itu.

Lalu, apakah berkaitan dengan tahun politik? Asman langsung membantahnya. Dia kembali menegaskan jika kebijakan tersebut sebagai bentuk aspresiasi. “Kalau yang membelok-belok (menuding politis) kan ya terserah. Yang penting tidak ada hubungan sama sekali,” tuturnya.

Disinggung soal potensi skema tersebut bisa berjalan di tahun-tahun selanjutnya, dia belum bisa memastikan. Namun secara pribadi, pihaknya berharap kebijakan itu bisa berlanjut di tahun-tahun selanjutnya.

Keputusan pemerintah untuk menaikkan THR PNS dan pensiunan membuat honorer sedih. Meski menjalankan tugas sebagai abdi negara layaknya PNS, mereka tidak mendapatkan THR.

"Setiap kali PNS terima THR, kami hanya bisa gigit jari. Kadang kalau dengar guru-guru PNS membahas THR kami pilih menghindar, malu campur sedih," ungkap Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih, Rabu (23/5/2018).

Dia pun menyatakan keheranannya, pemerintah ternyata punya cadangan dana banyak. Terbukti bisa menaikkan besaran THR PNS.

Sumber: jpnn.com

T#g:HonorerPNSTHR PNS
Berita Terkait
  • Kamis, 16/08/2018 16:08 WIB

    Kabar Gembira, Tahun Depan Gaji PNS Naik 5 Persen

    JAKARTA - Pemerintah akan menaikkan gaji pokok Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 5 persen. Hal ini terkuat saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) Penyampaian Keterangan

  • Senin, 13/08/2018 19:41 WIB

    Lawan Petugas, Pembunuh PNS di Aceh Ditembak

    LHOKSEUMAWE - Pelaku pembunuh seorang PNS di Aceh Utara ditangkap petugas Polres Lhokseumawe. Pria berinisial NF (32), yang diduga sebagai pelaku, itu terpaksa ditembak di kedua kakinya karena melawan

  • Rabu, 08/08/2018 11:35 WIB

    PNS Aceh Utara Ditemukan Tewas Dibacok, Polisi Buru Pelaku

    LHOKSEUMAWE - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) ditemukan tewas mengenaskan di Desa Meunasah Manyang, Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh. Diduga dia merupakan korban pembunuhan. Korban bernama Muhammad

  • Senin, 30/07/2018 19:48 WIB

    2 Tahun Tunjangan Tak Dibayar, Guru di Aceh Geruduk Ombudsman

    BANDA ACEH - Guru di Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, ramai-ramai mendatangi Ombudsman. Para guru itu curhat dana tunjangan daerah terpencil sudah tidak diberikan sejak dua tahun lalu.

  • Jumat, 27/07/2018 18:19 WIB

    Honorer K2: Kami Tunggu Gebrakan Pak Jokowi Sebelum Pilpres

    JAKARTA - Seluruh honorer K2 (kategori dua) saat ini menantikan gebrakan Presiden Joko Widodo.  Mereka berpendapat, hanya Jokowi yang menjadi penentu nasib mereka menjadi CPNS atau tidak. 

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir