• Home
  • APARATUR
  • Pimpinan Instansi Dilarang Beri Izin Cuti Tambahan untuk PNS

Pimpinan Instansi Dilarang Beri Izin Cuti Tambahan untuk PNS

Oleh: Redaksi
Rabu, 05/07/2017 13:00 WIB
Dibaca: 75 kali
Foto: ilustrasi/google.com

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) mengakui bahwa usai liburan panjang Hari Raya Lebaran masih ada Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tetap mengambil cuti.

Pengambilan cuti tersebut dimaksud untuk menambah jumlah hari libur dari hari libur yang telah ditetapkan bersama oleh pemerintah.

Pada libur lebaran tahun ini, para PNS dipastikan mendapat liburan yang cukup lama, yakni sampai 10 hari. Selain 5 hari cuti bersama, ASN juga mendapatkan 2 hari libur nasional dan 3 hari libur Sabtu-Minggu.

Oleh karena itu, Kementerian PAN RB menerbitkan edaran agar seluruh pimpinan instansi pemerintah di Indonesia tidak memberikan izin cuti tahunan kepada PNS yang ingin menambah jatah liburnya.

"Kan sudah ada surat edaran dari Pak Menpan (Menteri PAN RB Asman Abnur) agar pimpinan instansi tidak memberikan izin cuti tahunan sekarang," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN RB, Herwan Suryatman kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Pada saat sehari sebelum Hari Raya Lebaran, Menteri PANRB Asman Abnur mengimbau seluruh ASN termasuk PNS untuk kembali kerja pada tanggal 3 Juli 2017.

Meski ada imbauan, Menurut Herman, aturan khusus yang mewajibkan PNS masuk kerja usai libur panjang lebaran tidak ada yang mengatur. Namun, dengan demikian para PNS diwajibkan masuk di hari pertama kerja usai libur panjang.

"Mungkin ada pertimbangan khusus, misalnya ada urusan keluarga yang sangat penting," tegas Herman.

Jika PNS yang tidak masuk kerja usai libur panjang lebaran, maka beragam sanksi akan dikenakan, sanksi tersebut disesuaikan oleh evaluasi kinerja dalam setiap tahunnya.

Berdasarkan PP Nomor 53/2010, untuk PNS yang tidak masuk sebanyak 1-5 hari terkena sanksi ringan berupa teguran lisan.

sedangkan untuk 6-10 hari berupa sanksi teguran tertulis, untuk 11-15 hari terkena sanksi pernyataan tidak puas dari pimpinan, dan yang paling berat bagi PNS yang tidak masuk sebanyak 31-46 hari atau lebih sanksinya mulai dari penurunan pangkat, penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, sampai dengan pemberhentian dengan hormat maupun dengan tidak hormat.

Sumber: detik.com

T#g:CutiLibur LebaranPNS
Berita Terkait
  • Selasa, 12/09/2017 20:12 WIB

    Seleksi CPNS 2017, MenPAN-RB Jamin Tak Ada Celah Kecurangan

    JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur optimistis seleksi CPNS 2017 bebas KKN. Dia pun yakin CPNS yang lolos adalah orang-orang layak da

  • Sabtu, 09/09/2017 22:58 WIB

    Pendaftaran CPNS Dibuka Senin, Cek Prosedurnya

    JAKARTA - Pendaftaran penerimaan CPNS akan dibuka dua hari lagi, yakni Senin (11/9/2017). Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan pelamar agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan lancar.

  • Sabtu, 09/09/2017 11:02 WIB

    Bantu Rohingya, Wali Kota Banda Aceh Keluarkan Sedaran Untuk PNS

    BANDA ACEH - Konflik yang terjadi di Rakhine State yang mengakibatkan etnis Rohingya dibantai oleh Junta Militer Myanmar telah banyak jatuh korban. Berdasarkan itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah

  • Rabu, 09/08/2017 11:25 WIB

    Pemprov Aceh Minta Tambahan 3.072 PNS Baru

    BANDA ACEH - Pemerintah Aceh membutuhkan 3.072 pegawai baru untuk ditempatkan diberbagai formasi. Penambahan pegawai ini bertujuan agar kinerja pemerintah Tanah Rencong dapat lebih optimal. Keb

  • Selasa, 11/07/2017 17:00 WIB

    Pemerintah Buka Lowongan PNS, Lulusan SMA Boleh Daftar

    JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) per hari ini. Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) boleh

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir