• Home
  • Aparatur
  • Masyarakat di Aceh Timur Kurang Paham Pemilihan Keuchik

Masyarakat di Aceh Timur Kurang Paham Pemilihan Keuchik

Oleh: Redaksi
Rabu, 30/10/2019 17:51 WIB
Dibaca: 73 kali
Foto: Antara

ACEH TIMUR - Kabag Hukum Setdakab Aceh Timur, Abdul Muthalib, BA mengatakan, pemahaman masyarakat tentang tata cara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian keuchik (kepala desa) di daerahnya masih kurang, sehingga sering terjadi konflik dalam pemilihan kepimpinan di tingkat desa tersebut.

Maka dari itu, Pemkab Aceh Timur mengadakan kegiatan Penyuluhan Hukum Tentang Tata Cara Pencalonan Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Keuchik, yang bertempat di Aula Kantor Camat Idi Rayeuk, Aceh Timur, Selasa (29/10/2019).

Adapun tujuan acara ini dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada aparatur dan masyarakat tentang tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian keuchik di Kabupaten Aceh Timur sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku sekaligus menghindari terjadinya perselisihan dalam masyarakat.

“Akibat kurangnya pemahaman tentang tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian keuchik sekaligus mampu mewujudkan perdamaian dan ketentraman dalam gampong (desa),” kata Abdul Muthalib.

Lebih lanjut, ia mengatakan, melihat begitu maraknya permasalahan yang muncul terkait tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian keuchik di Kabupaten Aceh Timur.

"Bahkan kerap terjadi perselisihan dalam masyarakat akibat kurangnya pemahaman mengenai tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian keuchik," ujarnya.

Maka diselenggarakanlah acara ini guna mencegah terulang kembalinya permasalahan konflik di masyarakat, tuturnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Aceh Timur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs. M. Yasin dalam amanatnya ketika membuka acara tersebut mengharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian keuchik secara terperinci dan mendetail sekaligus mampu mewujudkan perdamaian dan ketentraman dalam desa sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya seorang pemimpin di desa.

“Mencegah terjadinya saling menyalahkan antar sesama yang mengakibatkan terhambatnya proses pemilihan geuchik menjadi tidak sejalan dengan apa yang diharapkan apalagi bila kita lihat sudah begitu banyaknya permasalahan yang muncul terkait tatacara pencalonan, pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian geuchik di Kabupaten Aceh Timur, bahkan kerap terjadinya perselisihan dalam masyarakat akibat kurangnya pemahaman mengenai hal tersebut,” kata M Yasin.

Acara tersebut, turut diikuti para camat, dua orang perwakilan keuchik dari masing-masing kecamatan, satu orang perwakilan Tuha Peut Gampong dari masing-masing kecamatan. 

Sumber: Antara

Tag:Aceh Timurpemilihan keuchiktata cara pemilihan kepala desa
Berita Terkait
  • Selasa, 01/10/2019 22:46 WIB

    Mayat Pria Dirantai Ditemukan Mengapung di Sungai Raya

    ACEH TIMUR - Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di pinggir alur di Desa Gelumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur. Korban yang belakangan diketahui bernama Asnawi diduga dibunuh dan dibu

  • Jumat, 09/08/2019 11:11 WIB

    MK Perintahkan Hitung Ulang di Peureulak Timur

    JAKARTA - Mahkamah Konstitusi memerintahkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur untuk melakukan penghitungan suara ulang di Kecamatan Peureulak Timur karena terdapat sejumlah versi perolehan

  • Sabtu, 06/07/2019 15:36 WIB

    Lagi, Sumur Minyak di Peureulak Terbakar

    ACEH TIMUR - Sumur minyak di Gampong (desa) Seuneubok Dalam, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar pada Jumat (5/7/2019) malam dan menyebabkan dua warga setempat dilarikan ke rumah

  • Senin, 24/06/2019 19:02 WIB

    Tiga Nelayan Aceh Timur Ditemukan Selamat di Laut Seunuddon

    ACEH UTARA - Tiga nelayan tradisional asal Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan selamat di perairan Aceh Utara setelah ketiganya terombang-ambing di tengah laut kar

  • Kamis, 20/06/2019 12:54 WIB

    Anak Gajah Luka Terjerat Dirawat di CRU Serbajadi

    ACEH TIMUR - Anak gajah ditemukan luka karena jerat di kawasan hutan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, dirawat Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi setelah dievakuasi tim Forum Konservasi Le

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir