• Home
  • Aparatur
  • Ini 6 Aktivitas Ujaran Kebencian yang Tak Boleh Dilakukan PNS

Ini 6 Aktivitas Ujaran Kebencian yang Tak Boleh Dilakukan PNS

Oleh: Redaksi
Senin, 21/05/2018 12:58 WIB
Foto: ilustrasi/google.com

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga saat ini, telah menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat atas keterlibatan PNS atau biasa disebut juga ASN dalam ragam aktivitas ujaran kebencian yang turut memperkeruh situasi bangsa.

ASN yang terbukti menyebarluaskan ujaran kebencian dan berita palsu masuk dalam kategori pelanggaran disiplin.

Mengantisipasi hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melayangkan imbauan bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi Pusat dan Daerah untuk melarang PNS atau biasa disebut juga ASN dalam ragam aktivitas ujaran kebencian yang turut memperkeruh situasi bangsa.

Berikut bentuk aktivitas ujaran kebencian yang masuk dalam kategori pelanggaran disiplin:

1. Menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat media sosial yang bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah

2. Menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat media sosial yang mengandung ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras, dan antargolongan

3. Menyebarluaskan pendapat yang bermuatan ujaran kebencian (pada poin 1 dan 2) melalui media sosial (share, broadcast, upload, retweet, repost Instagram dan sejenisnya)

4. Mengadakan kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah

5. Mengikuti atau menghadiri kegiatan yang mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah

6. Menanggapi atau mendukung sebagai tanda setuju pendapat sebagaimana pada poin 1 dan 2 dengan memberikan like, dislike, love, retweet, atau comment di media sosial.

ASN yang terbukti melakukan pelanggaran pada poin 1 sampai 4 dijatuhi hukuman disiplin berat dan ASN yang melakukan pelanggaran pada poin 5 dan 6 dijatuhi hukuman disiplin sedang atau ringan. Penjatuhan hukuman disiplin itu dilakukan dengan mempertimbangkan latar belakang dan dampak perbuatan yang dilakukan oleh ASN tersebut.

PPK Instansi wajib menjatuhi hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan bagi ASN yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

Sumber: ummatpos.com

Tag:AparaturPNSUjaran Kebencian
Berita Terkait
  • Sabtu, 13/06/2020 22:16 WIB

    Ini Sebab ASN di Aceh Takut Nongkrong di Warung Kopi

    BANDA ACEH - Para aparatur sipil negara atau ASN di Provinsi Aceh takut nongkrong di warung kopi dan kafe selama masa pandemi COVID-19, menyusul adanya instruksi gubernur setempat. "Kami tidak bera

  • Jumat, 29/05/2020 20:16 WIB

    Selama New Normal, PNS Aceh Dilarang Nongkrong di Warung Kopi

    BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh mulai menyusun pola kehidupan normal baru atau New Normal yang mulai diterapkan di perkantoran. Salah satunya menyesuaikan kembali sistem kerja pegawai negeri sip

  • Kamis, 21/05/2020 10:20 WIB

    Dilarang Mudik, ASN Aceh Absen Online via Video Call 2 Kali Sehari saat Lebaran

    BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh melarang mudik Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Tenaga Kontrak (TK) demi mencegah penyebaran virus Corona. Pemantauan keberadaan mereka akan dilakukan atasan lew

  • Kamis, 16/04/2020 19:14 WIB

    PNS di Dua Tempat, Pria Ini Dituntut 30 Bulan Penjara

    BANDA ACEH - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Pidie Said Zakimubarak dituntut 30 bulan penjara karena diduga menerima gaji ganda, sebagai PNS Pemkab Pidie dan PNS Pemerintah Provinsi Ac

  • Kamis, 19/03/2020 15:53 WIB

    Oknum Guru di Bener Meriah Terlibat Penipuan CPNS

    BANDA ACEH - Personel Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh menangkap seorang guru karena diduga terlibat penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan kerugian puluhan juta rupiah. Kapol

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir