• Follow Us:
Published On: Mon, Jun 3rd, 2013

Tiga Profesi Paling Banyak Diburu di Indonesia

lowongan kerja

Jakarta - Situs pencari tenaga kerja, Jobstreet.com, melaporkan lebih dari 100 ribu pengakses internet tengah mencari pekerjaan setiap bulannya. Tercatat sebanyak tiga jenis pekerjaan paling banyak dicari para pelamar kerja kendati tak semua pemberi kerja tak banyak menyediakan lowongan.

Ketiga jenis pekerjaan itu adalah customer service, marketingcustomer service dan marketing communication.

Dari segi pelamar, customer service dan marketing tercatat menjadi pekerjaan yang paling sering diincar para pelamar dengan jumlah kunjungan 35 juta page view per bulan.

Manajer pemasaran JobStreet.com, Farida Lim saat ditemui di Senayan City, Jakarta, Senin (3/6/2013) mengatakan, jumlah pencari kerja di situsnya tak bisa diterbitkan dalam angka karena sifatnya yang fluktuatif.

Selain kedua jenis pekerjaan tersebut, Jobstreet juga mencatat profesi marketing communication menempati posisi kedua sebagai pekerjaan yang paling diburu para pelamar di Indonesia. Sampai data ini diturunkan, lebih dari 32 ribu informasi lowongan pekerjaan diterbitkan di JobStreet setiap harinya.

Farida menyampaikan, mungkin para pelamar menganggap kedua pekerjaan ini lebih bergengsi daripada yang lainnya.

Disamping jenis pekerjaan yang paling banyak diminati pelamar, Jobstreet juga mencatat profesi sales sebagai pekerjaan dengan jumlah lowongan terbanyak sebesar 19% dari total lowongan tersedia. Sayangnya, dari segi pelamar, pekerjaan sebagaisales justru paling sedikit diminati.

“Pekerjaan sebagai sales paling jarang dicari karena ketakutan para pelamar harus mengejar target, stress, dan gajinya yang relatif kecil,” terangnya.

Dari segi perusahaan, jumlah lowongan terbanyak berasal dari profesi segala jenis pekerjaan sales sebanyak 19%. Di posisi kedua di bidang perbankan sebesar 18%, dan terakhir bidang pemasaran sebesar 13%.

Perusahaan-perusahaan mengaku paling sulit dicari yaitu pekerjaan di bidang-bidang hospitality seperti profesi di bidang hotel, pariwisata dan kesehatan. Selain itu, bidang-bidang yang membutuhkan keahlian khusus seperti industri pertambangan paling banyak dicari.

Sekadar informasi, komposisi pelamar berdasarkan latar belakang pendidikan tercatat, lulusan SMA sederajat sekitar 20%, Diploma sebesar 10%, dan sarjana mendominasi jumlah pelamar sebanyak 64%. Sementara sisanya, lulusan S2 sebanyak 5% dan S3 sebanyak 1%.

Dipandang dari sisi gender, JobStreet mencatat, jumlah pelamar saat ini masih didominasi oleh laki-laki sekitar 55% dan perempuan sebesar 45%. Jumlah pelamar perempuan terus berkembang sejak 2006.[liputan6.com]