• Follow Us:
Published On: Wed, Oct 31st, 2012

Petani Kopi Bener Meriah Keluhkan Buah Rontok

Bener Meriah – Petani kopi di bawah kaki gunung berapi Burni Telong, Bener Meriah, resah. Betapa tidak, soalnya buah kopi yang masih hijau tiba-tiba rontok sendiri sebelum panen. Bahkan, kejadian ini baru pertama kali terjadi sepanjang tahun.

“Kami binggung, soalnya beberapa hari ini buah kopi yang masih hijau rontok dengan sendiri jika batang kopi digoyang. Dan ini baru pertama kali terjadi di Kecamatan Bener Kelipah dan Bandar,”ungkap Firdaus, salah seorang petani kopi di Kampung Teleden, Selasa (30/10/2012).

Petani resah, kata Firdaus, karena takut akan menular atau perlahan-lahan semua buah kopi akan rontok jika tidak segera diatasi.”Kami sendiri tidak tahu kenapa buah kopi yang masih hijau rontok sendiri sebelum panen,”pungkasnya seraya menambahkan tidak semua batang kopi buahnya rontok, namun hanya beberapa saja.

Pria ini juga mengungkapkan, wajar saja para petani resah, sebab 90 persen masyarakat di Dataran Tinggi Gayo bergantung hidup dari hasil kopi untuk keluarganya.

Terkait dengan keluhan petani, Kepala Bidang Perkebunan dan Kehutanan Badan Penyuluhan Tanaman Pangan Bener Meriah, Yusra  mengatakan, telah mendapat laporan dari petani tentang rontoknya buah kopi hijau tersebut. Namun, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan penyebabnya.

“Tim kami sudah turun langsung di kampung Kala Tenang untuk melihat langsung kejadian itu. Tetapi belum bisa dipastikan penyebab rontoknya buah kopi itu,”terangnya.

Untuk sementara, kata Yusra, pihaknya memprediksi penyebab rontoknya buah kopi dari faktor cuaca ekstrem dan bisa juga karena penggunaan pestisida (obat racun rumput) yang berlebihan sehingga kadar tanah teracuni.

“Selain itu, bisa juga karena kurangnya perlindungan dari sinar matahari terhadap batang kopi, sehingga berdampak kepada buah kopi,” tegas Yusra sembari mengatakan persoalan ini akan segera dilaporkan kepada Bupati Bener Meriah.[jpnn.com]