• Follow Us:
Published On: Tue, Oct 23rd, 2012

Kuota Impor Daging Sapi 2013 Lebih Sedikit Ketimbang 2012

Jakarta – Direktur Jenderal Pertenakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro memperkirakan kuota impor daging sapi 2013 hanya 14% dari total kebutuhan nasional.

Jumlah ini, turun dari tahun 2012 yang porsi kuota impor daging sapi sekitar 20% dari total kebutuhan nasional.

“Kami melakukan kajian permintaan dan penawaran, untuk 2013 kuota impor sekitar 14%. Tapi itu nanti diputuskan di rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kemenko (Kementerian Koordinator Perekonomian),” tutur Syukur di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (23/10/2012).

Syukur mengatakan, jumlah kebutuhan nasional daging sapi pada 2013 sekitar 500 ribu ton. Jumlah ini dihitung dari jumlah penduduk Indonesia dan rata-rata konsumsi daging penduduk Indonesia yakni 2,2 kilogram per kapita per tahun.

Menurutnya, jumlah rata-rata konsumsi inu berasal dari evaluasi peta jalan Badan Ketahanan Pangan dan Badan Pusat Statistik.

“Jumlah itu sudah dihitung dari ketersediaan daging yang meningkat, kebutuhan yang meningkat, populasi sapi, sehingga diperkirakan kebutuhan impor hanya 14% atau sekitar 74-75 ribu ton dengan rincian 60% berupa sapi bakalan dan 40% berupa daging beku,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Suswono berencana memberikan izin kuota impor daging sapi tahun depan sejumlah 82.500 ton, atau 15% dari total kebutuhan nasional 2013 sebesar 550 ribu ton.

Menurut Suswono, perkiraaan impor daging sapi ini menurun 5% menjadi 15% tahun depan, dibandingkan 2012 yang mencapai 20% dari total kebutuhan daging masyarakat Indonesia. “Kita perkirakan importasi akan turun paling tinggi 15%,” ujar Suswono beberapa waktu lalu.

Kebutuhan dalam negeri tahun 2013, menurut Suswono, diperkirakan sekitar 550 ribu ton. Diharapkan, 85% dari kebutuhan itu bisa ditutupi dari produksi dalam negeri. “Yang jelas kebutuhan nanti secara total sekitar 550 ribu ton. Itu tentu kalau impor paling besar 15%. Produksi dalam negeri bisa meng-cover 85%,” paparnya.

Pada 2012, kebutuhan daging sapi sebesar 484 ribu ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 20% masih dipenuhi dari impor. Pasalnya, realisasi produksi daging sapi lokal masih sekitar 399.320 ton. Meskipun merencanakan impor, Suswono menargetkan produksi daging sapi tahun depan bisa mencapai 550 ribu ton dari target awal sebesar 510 ribu ton.[mediaindonesia.com]