Kue Seupet, Sajian Khas Uroe Raya
WartaAceh.com | Bireuen – Nilai kebudayaan yang begitu kental dan tak dapat dilepaskan dari masyarakat Aceh ketika menjelang lebaran salah satunya adalah kue tradisional “Kue Seupet” yang menjadikan suatu kue yang wajib ada di sebagian masyarakat dan bila tidak ada rasanya ada yang kurang saat menjelang hari raya.
Dalam hal ini juga menjadi suatu keuntungan bagi para pembuat kue tradisonal ini, seperti Kak War (44) warga Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura yang mengatakan setiap mau lebaran beliau kebanjiran order kue seupet dari berbagai daerah disekitaran kampungnya.
“Setiap menjelang lebaran Alhamdulilah tetangga-tetangga baik di kampung maupun berbagai daerah lainnya yang mengorder kue seupet saya, ada yang memesan sampe beberapa kilo, bahkan menjelang lebaran ini saya sudah ada yang order sejak 10 puasa kemaren, dan ini mungkin sampek setelah lebaran,” terang Kak War.
Dalam kesempatan itu kepada WartaAceh.com, Kak War juga menambahkan setiap harinya beliau sanggup membuat sampai 5 kg kue seupeut, karena kue seupet Kak War masih begitu terjaga kualitasnya, beliau masih menggunakan arang sebagai wadah untuk membuat kue tersebut, jadi kegurihan dan keharumannya sangat berbeda dengan kue supet yang menggunakan kompor untuk proses pembuatannya.
Kue Seupet Kak war juga tergolong sangat murah dengan Rp.60.000 kita sudah dapat 1 kg, tapi kita harus mengorder sebelum hari raya, karena apabila terlambat Kak War kuenya harus diambil setelah lebaran.[]
Reporter: Muhammad Zakaria












