Di Lhokseumawe, Penjual Bungkusan Ketupat Laris Manis
WartaAceh.com | Lhokseumawe – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah, sejumlah pedagang musiman yang menjual bungkusan ketupat mulai menjajankan dagangannya yang terbuat dari janur kelapa. Pemandangan ini terlihat di pasar tradisional kota Lhokseumawe, Jumat (17/8/2012).
Abidah (40) seorang pedagang kulit ketupat asal Paloh Punti, kepada WartaAceh.com, mengatakan, bungkusan ketupat dibuatnya sendiri dan dijual dengan harga 5 ribu per ikat yang berisi 10 bungkusan ketupat.
Dari penjualan bungkusan ketupat tersebut, Abidah bisa menghasilkan uang Rp 100 ribu jika laku semua.
“Ini merupakan hari pertama kami menjual kulit ketupat, seperti tahun-tahun sebelumnya, dua hari menjelang Idul Fitri kami baru mengambil lapak, namun kali ini tidak banyak pembelinya, makanya kami agak kesusahan,” terangnya.
Lebih lanjut Abidah menceritakan, pedagang musiman hampir setiap tahunnya mnjelang Idul Fitri dan Idul Adha berjualan bungkusan ketupat.
“Walaupun untungnya tidak begitu besar, namun untuk mencari tambahan uang buat lebaran,” pungkas Abidah, saat berjualan ditemani bersama dua anaknya.[]
Reporter: Fachrul Reza












