• Follow Us:
Published On: Sat, Feb 23rd, 2013

SOPPA Prihatinkan Kondisi Pergaulan Bebas di Lhokseumawe

Lhokseumawe – Solidaritas Pemuda Peduli Aceh (SOPPA), prihatin akan kondisi pergaulan bebas di Lhokseumawe, terkait hasil survei Dinas kesehatan Provinsi  Aceh pada tahun 2012 lalu. Seperti  dimuat dibeberapa media sebelumnya dinyatakan tingginya kasus pelaku seks pranikah di kalangan pelajar di Lhokseumawe sebanyak 70%.

“Tidak salah jika hasil survei membuktikan, menempati peringkat terbanyak terjadinya kasus pra-nikah dikalangan pelajar, seperti yang kita lihat, banyak pelajar yang masih keluyuran hingga larut malam, sehingga terlihat Lhokseumawe begitu bebas,” ucap Abdul Halim, selaku ketua SOPPA Lhokseumawe kepada WartaAceh.com, Sabtu (23/2/2013).

Dalam hal ini Pemerintah harus lebih memperhatikan pendidikan moral kepada remaja-remaja di Lhokseumawe, dan berperan aktif dalam membentuk karakter masyarakat yang islami. Dan yang paling penting orang tua harus benar-benar menjaga anaknya dan memberikan pendidikan agama, guna mencegah meluasnya seks bebas.

“Jika perlu pemerintah mengeluarkan jam malam bagi pelajar di Lhokseumawe dengan mengeluarkan peraturan daerah untuk meminimalisir kasus seks bebas di lhokseumawe,” harapnya.

Jika masalah ini tidak di tanggapi dengan serius, tidak tertutup kemungkinan Lhokseumawe akan menjadi sarang prostitusi.

“Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan seminar terkait bahayanya pergaulan bebas di Lhokseumawe, kami mengaharapkan dukungan dari pemerintah, untuk mencegah meluasnya seks pra-nikah di Lhokseumawe,” pungkas Abdull halim.[]