• Follow Us:
Published On: Mon, Dec 24th, 2012

KIP Aceh Verifikasi Parpol Pemilu 2014

Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh melalui rapat pleno membahas hasil verifikasi faktual partai politik calon peserta pemilu 2014 yang dihadiri 23 KIP kabupaten/kota di provinsi itu.

Rapat pleno berlangsung di Banda Aceh, Senin (24/12/2012), dipimpin Wakil Ketua KIP Provinsi Aceh Ilham Saputra didampingi Ketua KIP Provinsi Aceh Abdul Salam Poroh dan lima komisioner KIP lainnya.

Rapat pleno turut diikuti ketua dan anggota 23 KIP kabupaten/kota di  Provinsi Aceh dan dihadiri pengurus partai politik yang diverifikasi oleh lembaga penyelenggara pemilihan umum tersebut.

Adapun partai politik yang diverifikasi tersebut yakni 16 partai politik nasional dan tiga partai politik lokal. Ke-16 partai politik nasional tersebut yakni Partai NasDem, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kemudian, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).

Serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), dan Partai Persatuan Nasional (PPN).

Sedangkan tiga partai politik lokal yang verifikasi faktual, yaitu Partai Aceh (PA), Partai Nasional Aceh (PNA), dan Partai Persatuan Daulat Aceh (PDA).

Dalam rapat pleno itu, Ilham Saputra mengatakan, masing-masing KIP kabupaten/kota menyampaikan hasil verifikasi faktual partai politik calon peserta pemilihan umum legislatif pada 2014 mendatang.

“KIP kabupaten/kota menjelaskan hasil verifikasi faktual, apakah partai politik yang diverifikasi memenuhi syarat atau tidak. Hasil rapat pleno ini akan disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU di Jakarta,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Aceh yakin partai dipimpinnya lolos verifikasi faktual yang dilakukan KIP Provinsi Aceh maupun KIP kabupaten/kota karena kepengurusan partai tersebar di 20 dari 23 kabupaten/kota.

“PPRN memiliki kepengurusan mencapai 82,5% mulai di kabupaten/kota hingga kecamatan/kecamatan di Provinsi Aceh. Mudah-mudahan, PPRN lolos verifikasi faktual,” katanya.[antara]